Review sekolah : SDIT Permata Madani

Hari ini saya survei ke salah satu sekolah yang terletak di daerah Gunung Sindur, Bogor , Jawa Barat. Berbekal info yang didapat dari seorang teman bahwa SDIT ini menganut sistem pengajaran alam saya tertarik untuk datang dan membawa Anza kesana.

Kalau melihat rute dari rumah saya ke sekolah hanya memakan waktu 15 menit untuk 3.5km. Sangat jauh bedanya dengan jarak TK Anza yang mencapai lebih dari 8km. Jarak TK inilah yang menjadi patokan saya dalam mencari SD Anza. Karena bila dalam hitungan jarak sudah melebihi pasti saya tidak akan melanjutkan observasi ke sekolah tersebut.

Survei sekolah ini sudah yang kesekian kali saya lakukan. Biasanya sepulang sekolah kalau tidak ada kerjaan saya sempatkan mengajak Anza “jajan” sekolah. Kenapa saya lebih memilih hari kerja dibandingkan akhir pekan karena saya bisa melihat langsung interaksi sekolah (guru dan staf) kepada anak murid bahkan ke pihak lain seperti tamu. Selain itu saya bisa melihat proses pengajaran secara riil tidak terkesan dibuat buat saat open house. Oiya kenapa siang hari juga karena biasanya akan terlihat juga suasana sekolah yang sebenarnya seperti kebersihan, muridnya dan bagaimana reaksi Anza terhadal sekolah itu saat terik matahari apakah dia terlihat bahagia atau malah jadi menarik diri.

Letak sekolah Permata Madani ini berada di arah perumahan Gunung Sindur, Bogor, Jawa Barat. Kalau anda berasal dari daerah Pamulang atau Serpong akan melewati perempatan Viktor. Dari perempatan ini anda bisa terus saja mengambil arah Parung, Bogor. Tidak jauh setelah Pasar Serpong City Paradise, sekolah tersebut ada di kiri jalan. Plang sekolah tidak terlalu nampak hanya ada spanduk bertuliskan SMPIT Permata Madani. Masuk dan ikuti jalannya nanti ada jalan lebih kecil tidak jauh di kiri jalan ada gerbang masuk sekolah.

Pandangan pertama terhadap sekolah ini sangat menarik bagi saya, entah mengapa setelah kurang lebih hampir 10 sekolah di Tangerang Selatan saya jelajahi kata Pandangan pertama terhadap sekolah menjadi hal menarik untuk masuk kedalamnya. Untuk sekolah alam sendiri ini merupakan kali ke 3 saya melakukan survey. 1 berada di Bintaro, 1 lagi berada di kawasan Pondok Aren. Untuk daerah Bintaro saya harus mencoret dari daftar sekolah karena jarak yang terlampau jauh dari rumah saya di Pamulang, sementara kawasan Pondok Aren menurut saya pribadi terlalu rimbun sehingga *maaf agak terkesan kotor.

Memasuki gerbang sekolah kita disambut oleh lapangan futsal yang menurut saya cukup baik karena lapangan tersebut indoor lengkap dengan tempat duduk di sekelilingnya. Terus ada bagian tidak lazim bagi saya, biasanya di bagian depan sekolah kita dengan mudah menemukan ruang guru atau kepala sekolah, tapi di sekolah ini yang menyambut adalah mushola. Sangat menarik!

Mushola di bagian depan sekolah
Lapangan futsal

Sekolah ini terdiri dari tingkatan PG hingga SMP. Namun memiliki alurnya masing-masing. Di bagian depan selain ada TK juga ada SD kelas 1 dan masuk sedikit ke bagian dalam akan menemui ruang guru, area terbuka hijau yang digunakan untuk sentra serta beberapa hewan yang merupakan bagian dari pengenalan siswa juga.

Kandang Hewan

Kolam ikan milik kelas 1

Siang itu saya ditemani mbak Mila untuk melihat sekolah. Sekolah yang baru dibangun tahun 2014 ini menggunakan metodr Islam Terpadu yang disertai dengan metode sentra dan alam. Jujur saya senang sekali mengetahui ada sekolah alam yang radius jaraknya tidak jauh dari rumah. Karena Anza sangat menyukai kegiatan di lingkungan outdoor dan setiap saya ajak “jajan” sekolah hal yang kerap ia tanyakan apakah di sekolah tersebut ada binatangnya? Haha dan saat masuk ke bagian binatang dia sangat takjub dengan adanya ayam kalkun, ayam dan ikan yang dipelihara khusus oleh setiap kelas. Anak saya tidak mau beranjak dari hewan-hewan tersebut. 

Di sekolah ini menggunakan sistem moving class jadi anak tidak hanya akan belajar di kelas saja namun menggunakan metode sentra sesuai dengan kebutuhan mereka. Tidak ada pekerjaan rumah namun seringkali mengerjakan  project dalam setiap pembahasannya. Satu kelas akan dibimbing oleh satu orang guru, namun guru tersebut tidak akan terus menjadi wali kelas karena akan dirolling agar bisa memantau setiap anak. Oiya kelas disini tidak besar. Jadi akan ada satu ruangan besar yang disekat menjadi 2 atau 3 bagian kecil untuk kelas. Dan satu kelas terdiri dari 12 hingga 15 siswa saja.

Ruangan kelas 2


Fasilitas disini cukup baik seperti amphi teather, perpustakaan, gazebo dan camping ground. Mbak Mila bilang sedari kelas 1 anak sudah diajak untuk kemping minimal 1 kali setahun. Untuk anak kelas 1 dan 2 wilayah camping masih di sekolah namun untuk anak diatasnya lokasi menginap sudah bisa diluar lingkungan sekolah.

Ruang terbuka hijau untuk siswa belajar sentra

Oiya proses seleksi di sekolah ini akan mengambil waktu 2 hari. Dimana hari ke-1 calon siswa akan diajak melihat interaksi terhadap sekolah dan di hari ke-2 akan ada psikotest yang terdiri dari Matematika, Bahasa dan Seni. Tapi tes tersebut tidak menekankan kemampuan Calistung siswa, tapi lebih ke perkembangan psikologi calon siswa.

Jadwal masuk di sekolah ini terhitung dari pukul 07.15 hingga 13.30 dimana akan ada waktu untuk murojaah, sholat dhuha, sentra dan lainnya. Setiap hari Rabu mereka akan mengadakan Funday yang berbeda beda setiap pekan. Akan ada Berenang, Berkemah, Gardening, Farming, Go green, Little chef, Market day, Outing, Tracking, Outbound hingga Field trip. Tetapi khusus berenang akan dilakukan diluar dari lingkungan sekolah.

Jalur hijau yang rimbun tapi bersih

Namun ada hal yang cukup menjadi perhatian saya saat melihat sekolah ini, yakni karena baru 3 tahun jadi sekolah Permata Madani belum menghasilkan lulusan jadi saat ini masih berstatus terdaftar belum sampai akreditasi. Dan letaknya yang masuk ke kota Bogor membuat saya sedikit bingung apabila suatu saat anak saya ingin melanjutkan sekolah ke jenjang Menengah Pertama di Tangerang Selatan apakah bisa dengan leluasa.

Ahhh semoga saja berjodoh dengan Anza, karena saya pribadi suka dengan suasana sekolah, dengan metodenya dan jaraknya dekat dengan rumah.

Kalaupun tidak berjodoh semoga info ini bermanfaat yaaa….
Selamat hunting sekolah!
A.Sabhrina

Ps. Berikut saya lampirkan rincian biaya sekolah 2017/2018

1. Formulir pendaftaran = 250.000

2. Uang masuk = 9.500.000*

3. Spp/ bulan = 500.000

4. Catering/ hari = 13.000

5. Komite sekolah = 200.000

6. Study tour = 470.000

* Uang pembangunan

* Media Belajar

* Biaya kegiatan selama 1 tahun

* Seragam 3pc

* SPP Bulan Juli

* Asuransi

* Parenting

**Uang tahunan dibayar per tahun sekitar 40% dari Uang Masuk

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s